AKSI NYATA
MODUL 3.1
Latar Belakang
Salah satu Keberhasilan seorang
pemimpin mampu mengambil subuah keputusan yang dapat dipertanggung jawabkan
secara langsung dan tidak langsung. Sebagai seorang pemimpin pembelajaran kita
harus mampu membuat keputusan yang bijak sehinggan berdampak pada murid. Guru
sebagai pemimpin pembelajaran sering kali dihadapkan pada masalah yang
melibatkan kepentingan orang banyak dan tidak jarang guru juga sering mengalami
pada kesulitan dalam mengambil sebuah keputusan
Pada Modul ini saya tertantang
bagaimana mempelajari dan menerapkan pembelajaran dalam mengambil sebauh
keputusan. Dalam mengambil sebuah keputusan ini, guru juga sebaiknya
mempertimbangkan hal-hal yang akan dilakukan dalam sebuah pengambilan
keputusan, yaitu :
3 Prinsip dalam mengambil keputusan, 4
Paradigma dan 9 Langkah Dalam Pengujian Keputusan. Salah satu contoh aksi nyata
dalam modul ini saya tuangkan dalam aksi nyata saya disekolah dalam mengambil
sebuah keputusan sebagai pemimpin pembelajaran pada kasus ini :
Hari kamis ini akan diadakan nya acara
perpisahan anak kls x di SMPN 2 Sungai Raya namun Saya bingung bagaimana cara
memberitahukan kepala sekolah bahwa pada hari itu juga saya mendapat tugas dari
pengawas untuk mengisi acara sosialisasi di sebuah sekolah Dasar di Kabupaten
Aceh Timur Tepat nya di SD Alue Buloeh saya ditugaskan bersosialisasi
rekrutment CGP Angkatan 7 tepat nya disalah satu sekolah binaan korwil rantau
seulamat kabupaten Aceh Timur, saya harus melaksanakan sosialisasi bagi
calon-calon guru penggerak angkatan 7 namun hari itu juga tepatnya diadakan
sebuah acara perpisahan disekolah. saya ingin sekali ikut memeriahkan acara perpisahan
peserta didik dan rekan guru lainnya, namun instruksi dari pengawas selaku
pengajar praktik kami juga, kami wajib hadir melakukan sosialisasi pada
sekolah-sekolah binaan pengawas yang sudah ditentukan, dikarenakan imbasnya
nanti terhadap kelulusan pendidikan guru penggerak angkatan 3, saya dilema saat
itu, namun saya tidak putus asa dan langsung memberitahukan kepada kepala
sekolah namun beliau sedikit kecewa karena saya salah satu guru yang tidak
dapat hadir disana namun akhirnya beliau dapat mengerti masalah yang saya
hadapi saat ini, dua-dua adalah kegiatan yang sama-sama penting buat saya
tetapi harus ada yang harus diutamakan. saat ini saya merasa menghadapi sebuah
dilema etika ataukah bujukan moral ?
Kemudian saya mencoba menerapkan apa
yang sudah saya pelajari di modul 3.1 ini sebagai langkah dalam mengambil
sebuah keputusan. saya bertujuan melakukan aksi nyata ini dikarenakan saya ingin
menerapkan materi yang sudah saya pelajari pada modul 3.1 ini yaitu tentang
pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam keseharian saya
sehingga saya sebagai guru bisa menghasilkan sebuah keputusan terbaik yang
berpihak kepada murid dengan cara mengambil keputusan dengan mempertimbangkan
Prinsip-prinsip dan Paradigma pengambilan keputusan serta menerapkan 9 langkah
pengujian dalam mengambil sebuah keputusan.
Kasus aksi nyata saya yang diatas
sebagai seorang pemimpin pembelajaran saya harus memberitahukan kepada murid
saya terkait hal ini bahwa saya tidak bisa ikut hadir memeriahkan acara
perpisahan mereka, kemungkinan ibu gak bisa segera kembali untuk menfasilitasi
kalian, dan menanyakan perasaan siswa hari ini?? Disisi lain rasanya berat
meninggalkan acara perpisahan tersebut karena peserta didik tidak semua bisa
memahami dan mau tahu pokoknya ibbu harus bisa hadir saat itu bisa berkumpul
bersama kami saat-saat terakhir.
Namun untuk mengatasi hal ini saya akan
menerapkan 3 prinsip, 4 paradigma dan 9 langkah ini supaya keputusan yang saya
ambil benar-benar tepat sasaran dan tidak salah dalam melangkah..
Berdasarkan kasus diatas saya prinsip
pengambilan yang saya gunakan adalah prinsip berbasis peraturan ( rule based
thinking ) dan berbasis perduli (care based thinking).
Dalam hal ini saya memilih prinsip care
based thinking( berbasis rasa perduli ) Paradigma jangka pendek lawan jangka
panjang
Analisi 9 Langkah Pengujian
Pengambilan Keputusan
1. Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang
saling bertentangan tidak ada nilai-nilai yang saling bertentangan ( bujukan
moral )
2. Menentukan siapa yang terlibat dalam
situasi ini, yang terlibat dalam situasi ini, Guru , murid, Kepala Sekolah.
3.
Kumpulan fakta-fakta yang relavan
adalah :
- Siswa kelas x akan melaksanakan
perpisahan hari kamis itu juga berbarengan dengan waktu sosialisasi
-
Harapan siswa harus hadir pada saat itu
karena merupakan saat-saat terakhir
4.
Pengujian
Benar atau Salah
a.
Uji legal ( disini tidak ada
pelanggaran hukum )
b.
Uji regulasi ( tidak ada pelenggaran
aturan sekolah )
c. Uji Instusi ( ada yang salah dalam
dengan situasi tersebut jika guru tidak bisa hadir karena acara yang sama-sama
penting )
d. Uji publikasi ( merasa tidak nyaman dan
sedih ketika murid meminta harus hadir saat itu namun tiba-tiba saya sebagai
guru mendadak membatalkan karena ada yang harus diutamakan )
e.
Uji panutan / idola ( akan melakukan
hal yang sama jika keadaan di posisi saya )
5.
Melakukan paradigama benar atau salah
Dalam situasi ini
paradigma yang terjadi adalah Jangka pendek lawan jangka panjang
6.
Melakukan prinsip resolusi
Dari 3 prinsip
penyelesaian dilema yang digunakan dalam situasi ini adalah prinsip rasa
perduli ( care based thinking) alasannya karena saya perduli tehadap tugas-tugas
seorang CGP bisa menjadi coach buat rekan guru lainnya.
7.
Investigasi opsi trilema
Investigasi
trilema pengawas,murid,kepala sekolah disini ada penyelesaian melibatkan orang
ketiga yang tanpa tidak terduga bisa mengatasi kondisi kelas dalam hal ini
untuk sementara.
8.
Buat Keputusan
Keputusan yang
saya ambil saya akan meminta izin kepada kepala sekolah meskipun dengan berat
hati kepala sekolah mengizinkan karena ada acara penting disekolah yang sudah
di desain seindah mungkin namun rasa tidak lengkap walaupun hanya satu orang
guru tidak dapat mengisi acara tersebut.
9.
Lihat lagi keputusan dan refleksikan
Keputusan yang
diambil sudah sangat baik karena guru dalam mengambil sebuah keputusan sudah
menerapkan 3 prinsip, 4 paradigma dan 9 langkah dalam mengambil keputusan. Dan
hasil keputusan yang diambil oleh guru sebagai pemimpin pembelajaran sudah
benar-benar berpihak kepada murid.
Feelings
Saya merasa sangat senang dan bahagia
memepelajari modul ini karena pada kesempatan ini saya bisa mempraktekkan
langsung serta menerapkan langkah-langkah pengambilan keputusan ini terutama pada saat saya menghadapi kasus
secara langsung disekolah baik dengan murid,rekan sejawat dan atasan saya tidak
langsung mengambil sebuah tindakan/keputusan tetapi langsung menerapkan ilmu
yang saya peroleh pada modul 3.1 ini melalui prinsip,paradigma dan langkah
dalam mengambil keputusan terbaik.
Findings
Dalam aksi nyata
ini saya menerapkan semua teori yang sudah saya peroleh di modul 3.1 baik
bersama fasilitator maupun instruktur banyak pengalaman yang bisa saya jadikan
contoh menyelesaikan sebuah dilema dan bujukan moral terutama pada kasus yang
saya alami ini saya biisa langsung mepraktikkan ilmu baru yang saya dapatkan
ketika berkalaborasi dengan rekan-rekan cgp dan fasilitator, alhamdulillah bisa
saya terapkan disekolah saya khususnya SMPN 2 Sungai Raya Kab. Aceh timur dan
semoga rekan sejawat lainnya bisa mengikuti jejak saya dan sehingga bisa
mengambil keputusan terbaik yang berpusat pada peserta didik demi kemajuan
pendidikan bangsa.
Documentasi
Pengawas sekaligus
bapak PP Mengatur jadwal sosialisasi
para CGP kowil
Rantau selamat Kab.Aceh Timur
Kegiatan
sosialisasi rekruitmen CGP Angkatan 7
PERPISAHAN SMPN 2
SUNGAI RAYA KAB.ACEH TIMUR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar