Senin, 21 Februari 2022

3.1 AKSI NYATA-Pengambilan Keputusan Yang terbaik

AKSI NYATA MODUL  3.1

Latar Belakang

Salah satu Keberhasilan seorang pemimpin mampu mengambil subuah keputusan yang dapat dipertanggung jawabkan secara langsung dan tidak langsung. Sebagai seorang pemimpin pembelajaran kita harus mampu membuat keputusan yang bijak sehinggan berdampak pada murid. Guru sebagai pemimpin pembelajaran sering kali dihadapkan pada masalah yang melibatkan kepentingan orang banyak dan tidak jarang guru juga sering mengalami pada kesulitan dalam mengambil sebuah keputusan

Pada Modul ini saya tertantang bagaimana mempelajari dan menerapkan pembelajaran dalam mengambil sebauh keputusan. Dalam mengambil sebuah keputusan ini, guru juga sebaiknya mempertimbangkan hal-hal yang akan dilakukan dalam sebuah pengambilan keputusan, yaitu :

3 Prinsip dalam mengambil keputusan, 4 Paradigma dan 9 Langkah Dalam Pengujian Keputusan. Salah satu contoh aksi nyata dalam modul ini saya tuangkan dalam aksi nyata saya disekolah dalam mengambil sebuah keputusan sebagai pemimpin pembelajaran pada kasus ini :

Hari kamis ini akan diadakan nya acara perpisahan anak kls x di SMPN 2 Sungai Raya namun Saya bingung bagaimana cara memberitahukan kepala sekolah bahwa pada hari itu juga saya mendapat tugas dari pengawas untuk mengisi acara sosialisasi di sebuah sekolah Dasar di Kabupaten Aceh Timur Tepat nya di SD Alue Buloeh saya ditugaskan bersosialisasi rekrutment CGP Angkatan 7 tepat nya disalah satu sekolah binaan korwil rantau seulamat kabupaten Aceh Timur, saya harus melaksanakan sosialisasi bagi calon-calon guru penggerak angkatan 7 namun hari itu juga tepatnya diadakan sebuah acara perpisahan disekolah. saya ingin sekali ikut memeriahkan acara perpisahan peserta didik dan rekan guru lainnya, namun instruksi dari pengawas selaku pengajar praktik kami juga, kami wajib hadir melakukan sosialisasi pada sekolah-sekolah binaan pengawas yang sudah ditentukan, dikarenakan imbasnya nanti terhadap kelulusan pendidikan guru penggerak angkatan 3, saya dilema saat itu, namun saya tidak putus asa dan langsung memberitahukan kepada kepala sekolah namun beliau sedikit kecewa karena saya salah satu guru yang tidak dapat hadir disana namun akhirnya beliau dapat mengerti masalah yang saya hadapi saat ini, dua-dua adalah kegiatan yang sama-sama penting buat saya tetapi harus ada yang harus diutamakan. saat ini saya merasa menghadapi sebuah dilema etika ataukah bujukan moral ?

Kemudian saya mencoba menerapkan apa yang sudah saya pelajari di modul 3.1 ini sebagai langkah dalam mengambil sebuah keputusan. saya bertujuan melakukan aksi nyata ini dikarenakan saya ingin menerapkan materi yang sudah saya pelajari pada modul 3.1 ini yaitu tentang pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam keseharian saya sehingga saya sebagai guru bisa menghasilkan sebuah keputusan terbaik yang berpihak kepada murid dengan cara mengambil keputusan dengan mempertimbangkan Prinsip-prinsip dan Paradigma pengambilan keputusan serta menerapkan 9 langkah pengujian dalam mengambil sebuah keputusan.

Kasus aksi nyata saya yang diatas sebagai seorang pemimpin pembelajaran saya harus memberitahukan kepada murid saya terkait hal ini bahwa saya tidak bisa ikut hadir memeriahkan acara perpisahan mereka, kemungkinan ibu gak bisa segera kembali untuk menfasilitasi kalian, dan menanyakan perasaan siswa hari ini?? Disisi lain rasanya berat meninggalkan acara perpisahan tersebut karena peserta didik tidak semua bisa memahami dan mau tahu pokoknya ibbu harus bisa hadir saat itu bisa berkumpul bersama kami saat-saat terakhir.

Namun untuk mengatasi hal ini saya akan menerapkan 3 prinsip, 4 paradigma dan 9 langkah ini supaya keputusan yang saya ambil benar-benar tepat sasaran dan tidak salah dalam melangkah..

Berdasarkan kasus diatas saya prinsip pengambilan yang saya gunakan adalah prinsip berbasis peraturan ( rule based thinking ) dan berbasis perduli (care based thinking).

Dalam hal ini saya memilih prinsip care based thinking( berbasis rasa perduli ) Paradigma jangka pendek lawan jangka panjang

Analisi 9 Langkah Pengujian Pengambilan  Keputusan

1.   Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang saling bertentangan tidak ada nilai-nilai yang saling bertentangan ( bujukan moral )

2.   Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini, yang terlibat dalam situasi ini, Guru , murid, Kepala Sekolah.

3.      Kumpulan fakta-fakta yang relavan adalah :

-     Siswa kelas x akan melaksanakan perpisahan hari kamis itu juga berbarengan dengan waktu sosialisasi

-          Harapan siswa harus hadir pada saat itu karena merupakan saat-saat terakhir

4.       Pengujian Benar atau Salah

a.       Uji legal ( disini tidak ada pelanggaran hukum )

b.      Uji regulasi ( tidak ada pelenggaran aturan sekolah )

c.    Uji Instusi ( ada yang salah dalam dengan situasi tersebut jika guru tidak bisa hadir karena acara yang sama-sama penting )

d.  Uji publikasi ( merasa tidak nyaman dan sedih ketika murid meminta harus hadir saat itu namun tiba-tiba saya sebagai guru mendadak membatalkan karena ada yang harus diutamakan )

e.       Uji panutan / idola ( akan melakukan hal yang sama jika keadaan di posisi saya )

5.      Melakukan paradigama benar atau salah

Dalam situasi ini paradigma yang terjadi adalah Jangka pendek lawan jangka panjang

6.      Melakukan prinsip resolusi

Dari 3 prinsip penyelesaian dilema yang digunakan dalam situasi ini adalah prinsip rasa perduli ( care based thinking) alasannya karena saya perduli tehadap tugas-tugas seorang CGP bisa menjadi coach buat rekan guru lainnya.

7.      Investigasi opsi trilema

Investigasi trilema pengawas,murid,kepala sekolah disini ada penyelesaian melibatkan orang ketiga yang tanpa tidak terduga bisa mengatasi kondisi kelas dalam hal ini untuk sementara.

8.      Buat Keputusan

Keputusan yang saya ambil saya akan meminta izin kepada kepala sekolah meskipun dengan berat hati kepala sekolah mengizinkan karena ada acara penting disekolah yang sudah di desain seindah mungkin namun rasa tidak lengkap walaupun hanya satu orang guru tidak dapat mengisi acara tersebut.

9.      Lihat lagi keputusan dan refleksikan

Keputusan yang diambil sudah sangat baik karena guru dalam mengambil sebuah keputusan sudah menerapkan 3 prinsip, 4 paradigma dan 9 langkah dalam mengambil keputusan. Dan hasil keputusan yang diambil oleh guru sebagai pemimpin pembelajaran sudah benar-benar berpihak kepada murid.

 

Feelings

 Saya merasa sangat senang dan bahagia memepelajari modul ini karena pada kesempatan ini saya bisa mempraktekkan langsung serta menerapkan langkah-langkah pengambilan keputusan  ini terutama pada saat saya menghadapi kasus secara langsung disekolah baik dengan murid,rekan sejawat dan atasan saya tidak langsung mengambil sebuah tindakan/keputusan tetapi langsung menerapkan ilmu yang saya peroleh pada modul 3.1 ini melalui prinsip,paradigma dan langkah dalam mengambil keputusan terbaik.

 

Findings

Dalam aksi nyata ini saya menerapkan semua teori yang sudah saya peroleh di modul 3.1 baik bersama fasilitator maupun instruktur banyak pengalaman yang bisa saya jadikan contoh menyelesaikan sebuah dilema dan bujukan moral terutama pada kasus yang saya alami ini saya biisa langsung mepraktikkan ilmu baru yang saya dapatkan ketika berkalaborasi dengan rekan-rekan cgp dan fasilitator, alhamdulillah bisa saya terapkan disekolah saya khususnya SMPN 2 Sungai Raya Kab. Aceh timur dan semoga rekan sejawat lainnya bisa mengikuti jejak saya dan sehingga bisa mengambil keputusan terbaik yang berpusat pada peserta didik demi kemajuan pendidikan bangsa.

 

 

 

 

 

Documentasi

 


Pengawas sekaligus bapak PP Mengatur jadwal sosialisasi

para CGP kowil Rantau selamat Kab.Aceh Timur

 


Kegiatan sosialisasi rekruitmen CGP Angkatan 7

           



 


 

  

 

 

PERPISAHAN SMPN 2 SUNGAI RAYA KAB.ACEH TIMUR





  3.3.A.6 Refleksi Terbimbing-Program Pengelolaan Yang Berdampak Pada Murid Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ekosistem adalah  kea...